Kamis, 22 Desember 2011

BAB IV: Kewiraswastaan

Kewiraswastaan (entrepneurship) adalah kemampuan dan keinginan seseorang untuk berisiko menginvestasikan dan mempertaruhkan uang, waktu, dan usaha untuk memulai suatu perusahaan dan untuk berhasil.

Istilah wiraswasta berasal dari dua kata yakni “wira” dan “swasta” . Wira berarti berani sedangak swasta juga berasal dari dua kata yakni “swa” berarti sendiri dan sta artinya berdiri. Jadi swasta bisa di artikan sebagai berdiri di ats kekuatan sendiri. Maka pengertian wiraswastawan ialah keberanian seseorang,keutamaan atau keperkasaan dalam berusaha dengan bersandar pada kekuatan sendiri.


Unsur-unsur Wiraswasta
Wirausaha mencakup beberpa unsur penting yang satu dengan lainnya saling terkait, bersinergi, dan tidak terlepas satu sama lain, yaitu: (1) Unsur daya pikir (kognitif), (2) Unsur keterampilan (psokomotorik), (3) Unsur sikap mental (afektif), dan (4)Unsur kewaspdaan atau intuisi

Perusahaan kecil dalam Lingkungan Perusahaan.


Suatu perusahaan kecil dimulai dari suatu kewirausahaan yang masuk dalam lingkungan perusahaan kecil yang kepemilikannya dapat melalui:
1.  Meneruskan usaha orang tua atau keluarga.
2.  Membeli perusahaan yang telah ada.
3.  Memulai usaha baru.


Tips sebelum memilih dan mengambil keputusan untuk bergabung dengan waralaba.
  1. Jangan minder saat berhadapan dengan staf  bisnis waralaba. Biarpun mereka berhak menyeleksi Anda, sesungguhnya mereka juga membutuhkan Anda. Karena itu manfaatkan sesi-sesi wawancara dengan mereka untuk menggali habis kondisi usaha waralaba. Mereka boleh menggali informasi seputar kepribadian dan kondisi keuangan investor. Anda pun seharusnya bisa menggali berbagai informasi mendalam tentang perusahaan penyelenggara waralaba.
  2. Kenali latar belakang perusahaan atau sang pengusaha, bonafiditas, pengalaman, potensi pasar, peta persaingan, serta keunggulan dan keunikan produk atau sistem mereka.
  3. Pilihlah brand waralaba yang sudah dikenal masyarakat.
  4. Bisnis waralaba bukanlah deposito atau obligasi pemerintah yang berbunga tetap. Karena itu, jangan pertaruhkan seluruh kekayaan Anda pada bisnis yang ingin Anda masuki. Sehebat apa pun waralaba yang hendak Anda ikuti, resiko bisnis tetap ada. Soalnya, ada banyak faktor ekonomi yang tidak berada dalam kendali perusahaan atau pelaku ekonomi mana pun, sehebat apa pun sistem dan keunggulan mereka.
  5. Pelajari dan cermati draf kontrak sebaik-baiknya. Jangan terburu-buru menganggukkan kepala dan berjabat tangan tanda sepakat.
Perusahaan Kecil merupakan usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh  orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki,dikuasai atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang  memenuhi kriteria usaha kecil.
-  Ciri-ciri perusahaan kecil:
1.  Manajemen berdiri sendiri.
2.  Modal disediakan oleh seoramg pemilik atau sekelompok kecil.
3.  Daerah operasinya lokal.
4.  Ukuran dalam keseluruhan relatif.
Perusahaan kecil pasti mempunyai kekuatan dan kelebihan sebagai berikut:

-  Kelemahan:
a.  Skala Usaha Kecil.
b.  Padat karya.

-  Kekuatan
a.  Berbasis sumber daya lokal dan sumber daya alam.
b.  Pelaku banyak.
c.  Menyebar.


Dalam mengembangkan perusahaan kecil tenti kita harus tau kiat kiat khusus agar dapat berkembang dengan baik, usaha yang harus dilakukan antaranya:
1.  Membangun strategi pemasaran.
2.  Mendefinisikan visi misi dan tujuan dibentuknya usaha kecil.
3.  Menganalisa faktor eksternal usaha kecil.
4.  Memahami pelanggan.
5.  Menentukan target pasar.
6.  Menganalisa faktor internal usaha kecil.
7.  Menawarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
8.  Promosi produk dengan menarik .


Perbedaan Kewirausahaan dan Perusahaan kecil
Kita sering beranggapan bahwa kewirausahaan dengan bisnis kecil adalah sama. Namun sebenarnya kedua hal tersebut mempunya pengertian yang berbeda. Keduanya memang memiliki persamaan yaitu sama-sama bergerak dalam membuka usaha. Namun di antara keduanya terdapat perbedaan. Kewirausahaan adalah keberanian seseorang mengambil risiko dengan menyatukan berbagai fungsi, produksi, termasuk bahan baku, modal, tenaga kerja dan menerima imbalan dalam bentuk laba dari nilai pasar yang di hasilkan. Sedangkan bisnis kecil adalah kegiatan usaha kecil yang sifatnya mencari keuntungan biasanya usaha ini di lakukan melalui kegiatan usaha rumahan. Kewirausahaan merupakan bentuk badan usaha yang didirikan sendiri atas unsur keinginan sendiri. Sedangkan perusahaan kecil merupakan bentuk badan usaha yang mempunyai jumlah tenaga kerja kurang dari 50 orang. Jadi, sangat terlihat jelas perbedaan antara kewirausahaan perusahaan kecil adalah di jumlah tenaga kerja dan pengertian dari kegiatan tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Do not said a negative word!