Senin, 15 Oktober 2012

Pergeseran Kurva Permintaan dan Penawaran



PAPER PERGESERAN KURVA PERMINTAAN DAN PENAWARAN



Oleh: Hapsari Widayani (23211213)
J. Asfirotun (27211827)
Siti Iqlima Zeinia (26211808)


Latar Belakang Penelitian

      Ilmu ekonomi sangat penting bagi manusia untuk mengelola sumber daya alam yang sifatnya terbatas agar dapat digunakan secara efisien.  Faktor penggerak kegiatan ekonomi timbul karena adanya kebutuhan ekonomi yang sifatnya tidak terbatas dengan kelangkaan atau ketersediaan sumberdaya  yang terbatas, pilihan (alternatif) penggunaan sumberdaya untuk tujuan tertentu, dan konsep ekonomi yang dibedakan menjadi kebutuhan dan keinginan. Sumber daya ekonomi adalah input (faktor – faktor) yang digunakan dalam proses produksi untuk menghasilkan barang atau jasa yang diinginkan. Dengan adanya keterbatasan sumber daya akan menimbulkan nilai dari sumber daya itu.  Nilai ini bergantung dari seberapa banyak kebutuhan manusia dan seberapa banyak keterbatasan sumber daya.

     Dewasa ini dalam pembicaraan tentang perekonomian tidak akan terlepas dari pembahasan mengenai permasalahan – permasalahan perekonomian yang sangat kompleks. Masalah ekonomi adalah masalah pilihan alokasi sumber daya yang langka yaitu pemecahan terhadap pertanyaan what, how, dan whom. Produksi barang dan jasa harus memberikan kegunaan dan manfaat bagi pemakai / konsumen. Barang adalah benda – benda yang berwujud, yang digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk menghasilkan benda lain yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat.  Barang dapat dikelompokan menjadi 2 bagian yaitu barang ekonomis dan barang bebas. Barang ekonomis adalah barang yang mempunyai kegunaan dan langka , barang yang tersedia dalam jumlah yang sedikit daripada jumlah maksimum yang dibutuhkan masyarakat,  contoh barang konsumsi dan barang modal. Barang bebas adalah barang yang tersedia dalam jumlah yang melebihi kebutuhan manusia, contohnya: udara, sinar matahari, air laut, dll. Sedangkan jasa tidak dapat digolongkan sebagai suatu  barang karena tidak berwujud tetapi dapat memberikan kepuasan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.  Metode dan teknologi juga sangat membantu dalam proses produksi.

   Masalah- masalah ekonomi merupakan gangguan keseimbangan sistem. Masalah akan pulih jika keseimbangan dipulihkan. Kekuatan yang mampu mengendalikan sistem ekonomi, disebutnya sebagai tangan gaib (Invisible hand). Salah satu permasalahan ekonomi yang terkait adalah mengenai pasar. Pasar dalam pengertian ilmu ekonomi adalah pertemuan antara permintaan dan penawaran. Sedangkan mekanisme pasar adalah proses penentuan tingkat harga berdasarkan kekuatan permintaan dan penawaran. Oleh sebab itu bila membicarakan tentang pasar pasti erat kaitannya dengan masalah permintaan dan penawaran.

      Sejak zaman dahulu manusia telah mengenal istilah pasar. Pasar sejak zaman dahulu merupakan tempat bertemunya antara permintaan (konsumen) dan penawaran (penjual). Walaupun demikian manusia pada waktu lampau belum mengenal istilah uang. Mereka melakukan transaksi dengan cara barter. Barter adalah bertukar barang untuk mendapatkan suatu barang yang diinginkan. Dengan adanya perkembangan zaman, akhirnya manusia mengenal istilah uang. Lalu mereka menggunakan uang untuk melakukan proses permintaan dan penawaran tersebut.

Metodologi Penelitian

  • Sumber Pengambilan Data

          Metode yang digunakan adalah wawancara dan studi pusataka. Beberapa orang secara acak ditanya mengenai permasalahan tersebut. Lalu sebagai referensi tambahan, digunakan metode studi pustaka dengan menggunakan referensi buku untuk teori mendasar. Selain itu data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Keduanya dipakai untuk mempertajam penelitian. Data primer diambil dari wawancara beberapa orang dan data sekunder diambil dari sebuah buku Pengantar Ekonomi Mikro.
  • Metode Pembahasan

          Jenis penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Dilihat dari taraf pemberian informasi, penelitian ini menggunakan penelitian deskritif. Penelitian deskriptif ini berguna untuk memberikan gambaran mengenai permasalahan yang ada.

Pembahasan

          Harga ekuilibrium atau harga keseimbangan adalah tinggi rendahnya tingkat harga yang terjadi atas kesepakatan produsen dengan konsumen. Pada harga keseimbangan produsen menawarkan barang kepada konsumen atas permintaannya dan bersedia membayar harganya. Dalam kurva keseimbangan terdapat titik temu antara kurva pemintaan dan kurva penawaran yang disebut titik keseimbangan.


            Dalam gambar diatas terlihat bahwa jumlah permintaan naik lebih besar dari jumlah penawaran yang turun. Akibatnya harga akan naik dan begitu juga dengan kuantitasnya. Contohnya Beras. Di Indonesia beras adalah kebutuhan pokok. Setiap orang butuh beras untuk dijadikan bahan makanan sehari-hari. Orang Indonesia selalu mengkonsumsi nasi. Jadi, biarpun harga beras naik yang mengakibatkan jumlah permintaan naik, tidak akan begitu berpengaruh. Sudah sering terjadi harga beras naik tetapi masyarakat masih membeli beras tersebut.

            Seperti yang terlihat pada gambar diatas. Titik ekuilibrium pertama dan kedua terlihat jelas adanya perubahan harga terhadap kuantitas. Jika perubahan harga lebih besar daripada kuantitas berarti kurva tersebut menunjukan barang inelastis. Karena nilai perubahan harga terhadap kuantitas tidak begitu berpengaruh. Kurva tersebut menggambarkan produk yang sifatnya inelastis dimana walau harga berubah jauh atau menyebabkan naiknya kuantitas tapi tidak mengalami perbuahan yang banyak.

Beras merupakan kebutuhan pokok

Kesimpulan

            Kebutuhan akan beras sangatlah tinggi di Indonesia untuk itu seharusnya tidak ada lagi wacana naiknya harga beras. Walaupun jika ada kenaikan harga warga tetap membeli, tetapi sebagian masyarakat yang ekonominya masih rendah menjadi sulit untuk memperoleh beras. Selain itu petani padi sangatlah tidak diperhatikan oleh pemerintah maupun masyarakat. Dalam hal ini pemerintah tidak sepenuhnya menghargai pekerjaan petani. Buktinya saja padi dihargai rendah jika dibanding dengan penjualannya oleh pedagang di pasar. Seharusnya pemerintah menghargai petani padi yang sudah susah payah menanam padi untuk masyarakat. Sebagai masyarakat pun kita harus menghargai petani. Karena merekalah kita masih tetap bisa makan nasi.

Referensi:
http://widyamauretya.blogspot.com/search/label/Analisis%20Jurnal
Sukirno, Sadono. 2000. Pengantar Ekonomi Mikro. Jakarta: LP3ES
http://zonainfosemua.blogspot.com/2011/01/pengertian-metode-penelitian-kualitatif.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Do not said a negative word!